Potensi Tsunami di Bali & Antisipasinya
Pariwisata Bali yang terkenal dengan keindahan pantai dan seni budaya memang menjadi trade mark pariwisata Indonesia. Terlebih masyarakat internasional terkadang lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia.
Letak geografis Indonesia yang dikelilingi gunung berapi serta dua lempeng gempa besar dunia yang berpotensi menghancurkan sendi-sendi kehidupan di Indonesia termasuk juga di pulau Bali. Jika terjadi gempa di dasar laut, wisata pantai akan berpotensi terkena bencana tsunami. Wisata pantai yang sebagian besar terletak di seluruh pulau Bali memiliki potensi besar atau rawan bencana tsunami. Hampir seluruh objek wisata pantai seperti Tanjung Benua, Sanur, Seminyak, Kuta dan beberapa temoat lainnya termasuk Canggu merupakan kawasan wisata yang sangat landai hingga kedaratan mencapai 1 km.
tyle=”text-align: justify”>Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Bali sejauh ini telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi resiko bencana bagi masyarakat. Pemerintah telah berupaya membangun sistem peringatan dini tsunami atau SPDT yang juga didukung oleh GIZ asal Jerman selaku partner kerja pemerintah provinsi Bali.
Kepala bidang Limas Kesbangpol Limas kabupaten Badung yaitu Putu Suryawati, SH menyatakan sejauh ini pemerintah kabupaten Badung bersama pemerintah provinsi telah berupaya mengurangi resiko bencana bagi masyarakat. Selain dengan membangun sistem peringatan dini tsunami sebanyak 5 unit yang berlokasi di pantai Kuta, Kedonganan, Seminyak, Nusa Dua, dan Tanjung Benoa, pemerintah kabupaten juga telah melakukan sosialisasi kepada masyrakata terutama kepada siswa agar paham mengenai langkah-langkah yang bisa dilakukan ketika bencana tiba-tiba datang.
Masyarakat yang bermukim di pesisir pantai selatan Bali dihimbau agar tetap tenang dan mencari informasi terkait bahaya yang ditimbulkan akibat bencana tsunami.
(By Sukma FBI & Hendra FBI)




