Meningkat !!! Penderita HIV/AIDS di Bali
Penyakit yang terkenal berbahaya dan mematikan yaitu HIV/AIDS merupakan suatu ancaman yang harus diwaspadai secara serius. Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Bali menunjukkan jumlah penderita HIV/AIDS terus meningkat. Sejak pertama kali ditemukannya penyakit HIV/AIDS di Bali tahun 1987 hingga kini jumlah positif penderita HIV/AIDS di Bali mencapai 4.460 dengan korban meninggal mencapai 392 orang.
Jumlah penderita tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat seluruh kabupaten yang ada di Bali tidak memiliki Perda HIV/AIDS, padahal Perda tersebut sangat diperlukan untuk menekan jumla penyebaran penyakit mematikan ini.
Denpasar, Buleleng dan Badung adalah wilayah yang jumlah penderita HIV/AIDS positif terbesar di Bali. Sebanyak 2000 orang di kabupaten Denpasar tercatat positif menderita penyakit HIV/AIDS, Buleleng terdata 1000 yang telah terinfeksi dan kabupaten Badung terpantau sebanyak 730 orang telah dinyatakan positif HIV/AIDS.
Menurut Ketua Yayasan Kerti Pr
aja yang konsen terhadap penyebaran penyakit HIV/AIDS di Bali yakni Prof. Dr. Dewa Nyoman Wirawan menyatakan bahwa penularan penyakit HIV/AIDS melalui pekerja seks komersial makin menghawatirkan. Melalui sejumlah survei yang telah dilakukan, data yang didapat yaitu diperkirakan sekitar 8000 pekerja seks komersial, dengan rincian 2000 PSK tidak langsung (PSK yang bekerja di kafe, tempat karaoke, restaurant) dan 6000 PSK langsung (PSK yang menjajakan jasa seksnya dijalanan atau tempat lokalisasi khusus). Sementara untuk pelanggan PSK di Bali tercatat mencapai 80.000 orang.
Sementara itu penyebaran HIV/AIDS melalui narkoba juga dinyakatan cukup tinggi meskipun tidak secepat penyebaran melalui hubungan seksual dengan jasa PSK.
Untuk memantau penularan HIV terutama melalui PSK dikatakan sangat sulit karena tidak adanya Perda yang mengasuh masalah tersebut dan juga para PSK tersebar dan tinggal di rumah kos yang ada di Bali.
Maka dari itu perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam menekan jumlah penderita HIV/AIDS dan yang paling penting yaitu mengenali penyakit HIV/AIDS melalui literatur, media, dan berbagai sumber mengenai penyakit HIV/AIDS. Anda juga bisa mengunjungi langsung Komisi Penanggulan HIV/AIDS Propinsi Bali yang beralamat di Melati sebelum DPRD kota Denpasar.
(By Sukma FBI)
Tags: aids, Bali, hiv, meningkat, penderita




