No current events.

bb-fbi

 

 

SELURUH umat muslim bersuka cita merayakan Lebaran. Dengan penampilan terbaik, mereka berbagi kebahagiaan memasuki masa 'bersih kembali' seiring berakhirnya Ramadan bersama keluarga dan kerabat.

 

 

Jika di Indonesia ada ketupat dan opor, negara-negara Arab juga punya menu khas.Suasana Lebaran begitu kental di negara-negara mayoritas berpenduduk Muslim. Di sejumlah negara Arab, masyarakat menandai Lebaran 1 Syawal dengan mengikuti ibadah Al-Mashhad atau salat Ied di masjid-masjid besar terdekat.Setelah berucap syukur atas keberhasilan puasa sebulan penuh, sama seperti di Indonesia, mereka akan berkumpul di rumah keluarga tertua untuk bersilaturahmi. Semarak Lebaran biasanya ditandai dengan pesta makan siang dengan menu-menu khas.Jika di Indonesia ada ketupat dan opor, negara-negara Arab juga punya menu khas yang seolah wajib ada setiap Idul Fitri. Menu khas itu antara lain debyaza, semacam puding aprikot; halawa Turki, puding tradisional Turki; dan ta'teema, penganan khas dengan pilihan keju, mentega, selai dan telur matang.Beberapa makanan itu biasanya disiapkan sejak tiga hari menjelang Lebaran. Debyaza dan halawa Turki membutuhkan waktu pengolahan cukup lama karena ada proses pendinginan.Sementara generasi muda di Arab, mulai memasukkan kudapan cokelat dalam sajian Lebaran untuk menjamu tamu. Hal tersebut merupakan  tradisi baru karena anak-anak jaman sekarang umumnya tidak suka permen biasa, jadi kami mulai menawarkan cokelat untuk semua orang. Setiap rumah biasanya memiliki berbagai macam piring atau keranjang berisi berbagai jenis cokelat.

(seperti dikutip fbifm dari vivanews.com)

Add a comment

MUNGKIN banyak di antara wanita yang masih enggan untuk memakai busana muslimah,  salah satu alasannya bisa jadi karena menganggap busana muslimah kelihatan kolot, kaku, tidak bebas bergerak, ribet, muram dan membosankan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yang jelas pendapat tersebut keliru, justru yang terjadi adalah kebalikannya. Wanita akan semakin menonjol kecantikannya dan tanpa disadari akan memancarkan kecantikan dari dalam dirinya (inner beauty)  jika memakai busana muslimah,  apalagi mengingat sekarang ini tersedia aneka pilihan busana muslim yang dapat disesuaikan dengan jiwa anda namun sama sekali tidak meninggalkan unsur islami yang menjadi keharusan dalam berbusana muslimah bagi wanita.Berikut Tips dalam memilih busana Muslimah :1. Memenuhi syaratBila judulnya saja sudah ‘busana muslimah’, sudah pasti harus memenuhi kaidah yang disyaratkan dalam Islam. Perhatikan panjangnya yang harus menutupi seluruh aurat, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, kecuali telapak tangan dan wajah. Pilih juga yang bahannya tidak terlalu tipis agar tidak tembus pandang, serta tidak terlalu ketat sehingga lekuk kurva tidak menonjol.2. Sesuaikah?Busana muslimah kini tidak lagi terbatas modelnya. Tren busana muslim nan cantik dengan payet dan mote kerap menawan hati. Tapi gelap mata hanya karena apiknya busana tersebut. Kalau busana yang Anda butuhkan adalah busana rumah, carilah yang simple. Hal ini berbeda lagi bila Anda mencari busana muslimah untuk kerja atau pesta. Untuk busana kerja, pilih warna lembut dan netral. Sedangkan untuk busana pesta, tidak ada salahnya bila Anda ingin memilih model yang lebih ‘ramai’, misalnya dengan payet, mote, ataupun berbahan mewah.3. NyamanBahan mewah untuk busana pesta bukan berarti pilihan jatuh pada bahan yang tebal dan panas. Pilih bahan yang lentur, berat tetapi tidak jatuh. Bahan seperti viscose, sutra dan katun akan membuat Anda tampil apik dan tetap merasa nyaman.4. Mainkan warnanyaBusana muslim yang hanya terdiri dari warna-warna dasar, seperti hitam, coklat ataupun biru gelap? Maaf saja, tapi itu sudah out of date. Jangan ragu untuk memilih warna cerah atau sedikit bereksperimen dengan perpaduan warna busana dan kerudung.5. KerudungUntuk pilihan kerudung, kenakan hanya yang satu warna alias polos bila Anda mengenakan busana dari bahan bergaris atau corak, pilih yang berbahan tipis dan jatuh. Pilihan model kerudung pun kini beragam, Anda hanya tinggal memilih yang sesuai dengan busana:  ‘kepang’, model ‘lilit’, sampai yang model ‘tumpuk’ akan semakin membuat penampilan Anda cantik.

(seperti dikutip fbifm dari perempuan.com)

Add a comment

makan2

Tak hanya sebagai ajang silaturahmi, lebaran juga identik dengan jamuan makan. Berbagai makanan khas biasanya tersaji di rumah. Mulai dari masakan bersantan, kue kering, kue basah, hingga keripik akan tertata rapi di setiap rumah sanak keluarga.

Jika Anda tidak mengontrol nafsu makan Anda, yang terjadi adalah bobot tubuh akan makin bertambah. Apalagi saat liburan hari raya, biasanya Anda akan banyak menghadiri jamuan makan ke rumah-rumah kerabat.

Liburan saat hari raya memang cenderung membuat bobot tubuh bertambah. Nah, agar hal itu tidak terjadi Anda harus pintar-pintar menyiasatinya. Ini caranya:

- Sebelum Anda berkunjung atau memenuhi undangan jamuan makan, makanlah dulu di rumah. Memenuhi undangan dalam keadaan perut lapar membuat Anda akan banyak makan dan cenderung tidak terkontrol.

- Agar tidak makan dalam porsi besar saat hadiri jamuan makan, konsumsilah banyak sayur dan buah sebelum pergi. Dengan begitu, kebutuhan serat Anda sudah terpenuhi. Hal itu karena saat jamuan makan biasanya menu yang Anda pilih cenderung tidak menyertakan sayuran.

- Duduk atau berdiri berjauhan dari makanan. Sajian kue-kue, baik yang kering maupun yang basah pasti bermacam-macam. Jika Anda penasaran dengan rasanya, mencicipi satu atau dua buah tidak masalah. Asal, jangan berkali-kali mengambilnya. Biasanya mengambil kue berkali-kali tidak Anda sadari, untuk itu duduklah berjauhan dengan toples-toples menggoda berisi kue.

- Kunyah dengan perlahan. Cara ini bisa sangat membantu proses pencernaan dalam tubuh. Saat mengambil porsi makanan, ambilah sedikit jangan langsung dalam porsi besar. Dengan porsi besar, jika perut sudah terasa kenyang, Anda akan cenderung terpaksa menghabiskannya.

Sebaiknya, sebelum berkunjung dan memenuhi undangan jamuan makan, makanlah dulu di rumah!!!
(seperti dikutip fbifm dari vivanews.com)

Backlinks ad

Bali Villas

Did You Know

  • Mengunyah jambu biji mentah adalah tonik yang sangat baik untuk gigi dan gusi. Ini menghentikan pendarahan dari gusi karena memiliki efek styptic (menguncupkan jaringan atau pembuluh darah) dan kaya akan vitamin C.

menara

menara

menara

metro

bjc